
Saraf wajah adalah salah satu saraf paling penting yang mengatur sensasi dan gerakan di area wajah. Salah satu gangguan yang sering terjadi pada saraf wajah adalah trigeminal neuralgia (TN), sebuah kondisi yang menyebabkan rasa nyeri hebat dan tiba-tiba di sepanjang saraf trigeminal.
Banyak orang yang mengira rasa sakit ini berasal dari gigi atau mulut, sehingga seringkali ada kaitan antara sakit gigi dengan gangguan saraf wajah ini. Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu trigeminal neuralgia, bagaimana gejalanya, serta bagaimana sakit gigi bisa berhubungan dengan kondisi ini.
Apa Itu Trigeminal Neuralgia?
Trigeminal neuralgia adalah kondisi kronis yang ditandai dengan rasa sakit yang tajam, menusuk, atau seperti sengatan listrik di wajah, terutama di area yang disuplai oleh saraf trigeminal.
Saraf trigeminal adalah saraf besar yang membawa sensasi dari wajah ke otak. Saraf ini memiliki tiga cabang utama yang masing-masing mengontrol bagian tertentu dari wajah, seperti dahi, pipi, dan rahang.
Rasa sakit akibat trigeminal neuralgia biasanya sangat parah, bisa berlangsung beberapa detik hingga menit, dan bisa berulang-ulang. Rasa sakit ini seringkali dipicu oleh hal-hal yang sebenarnya ringan seperti menyentuh wajah, mengunyah makanan, berbicara, bahkan hembusan angin.
Baca Juga: Sakit Gigi Terasa Ditusuk: Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya!
Penyebab Trigeminal Neuralgia
Kondisi ini umumnya disebabkan oleh tekanan dari pembuluh darah terhadap saraf trigeminal, yang menimbulkan iritasi dan mengganggu fungsi normal saraf tersebut. Selain itu, gangguan lain seperti multiple sclerosis atau cedera saraf juga dapat menjadi penyebabnya.
Namun, penting untuk diketahui bahwa gejala trigeminal neuralgia seringkali mirip dengan nyeri akibat masalah gigi, sehingga kadang orang salah mengira rasa sakit yang berasal dari TN sebagai sakit gigi biasa.
Gejala Trigeminal Neuralgia
Gejala utama trigeminal neuralgia adalah:
- Rasa nyeri tajam, terbakar, atau seperti sengatan listrik di salah satu sisi wajah
- Nyeri yang muncul tiba-tiba dalam waktu singkat
- Nyeri yang dipicu oleh sentuhan ringan, makan, mengunyah, berbicara, atau bahkan hembusan angin
- Rasa nyeri di satu sisi wajah
Karena rasa sakit ini bisa terasa sangat intens, penderita sering merasa kesulitan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: 10 Penyebab Sakit Gigi dan Pengobatannya
Hubungan Trigeminal Neuralgia dengan Sakit Gigi
Salah satu tantangan dalam mendiagnosis trigeminal neuralgia adalah rasa sakitnya yang sering mirip dengan sakit gigi. Sebagian orang yang mengalami nyeri wajah menduga awalnya bahwa itu berasal dari gigi berlubang, infeksi gusi, atau masalah mulut lainnya.
Hal ini membuat banyak pasien menjalani perawatan gigi, seperti pencabutan gigi atau perawatan saluran akar, padahal sumber nyeri sebenarnya adalah gangguan saraf trigeminal. Dalam kasus tertentu, perawatan gigi yang tidak tepat justru dapat memperburuk kondisi saraf wajah.
Sakit gigi yang intens dan terus-menerus juga bisa memengaruhi saraf trigeminal, memicu iritasi yang memperkuat atau memperjelas gejala trigeminal neuralgia. Ini menjelaskan mengapa beberapa pasien mengalami gabungan antara sakit gigi dan gangguan saraf wajah.
Perbedaan Nyeri Trigeminal Neuralgia dan Sakit Gigi
Membedakan antara nyeri akibat trigeminal neuralgia dan sakit gigi memang tidak mudah, terutama bagi yang bukan ahli. Berikut ini beberapa perbedaan nyeri akibat trigeminal neuralgia dengan sakit gigi.
1. Nyeri Trigeminal Neuralgia
Biasanya muncul secara tiba-tiba, dengan sensasi seperti sengatan listrik, hanya terjadi di satu sisi wajah, dan bisa dipicu oleh aktivitas ringan seperti menyentuh wajah atau makan. Nyeri ini berlangsung singkat tapi bisa sangat intens dan berulang.
2. Nyeri Sakit Gigi
Lebih bersifat tumpul, berdenyut, atau terasa dalam gigi atau gusi. Biasanya berhubungan dengan gigi berlubang, infeksi, atau peradangan. Nyeri ini semakin memburuk saat mengunyah.
Jika rasa sakit dirasa tidak wajar atau tidak membaik setelah perawatan gigi, sangat disarankan untuk konsultasi ke dokter saraf atau spesialis saraf wajah untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: 5 Cara Mengobati Sakit Gigi dengan Cepat dan Tepat
Cara Mengobati Trigeminal Neuralgia
Diagnosis trigeminal neuralgia dilakukan oleh dokter melalui wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan terkadang tes pencitraan seperti MRI untuk melihat kondisi saraf dan pembuluh darah di kepala.
Pengobatan trigeminal neuralgia bisa meliputi obat-obatan Antikonvulsan seperti carbamazepine yang biasanya menjadi pilihan utama karena dapat mengurangi impuls nyeri pada saraf. Kemudian, hindarilah aktivitas yang memicu nyeri. Jika obat tidak cukup efektif, tindakan seperti injeksi atau operasi microvascular decompression dapat dipertimbangkan.
Karena gejala trigeminal neuralgia bisa mirip dengan sakit gigi, sangat penting untuk mendapatkan diagnosis yang tepat agar mendapatkan pengobatan yang sesuai. Melakukan perawatan gigi tanpa mengetahui penyebab sebenarnya bisa membuat kondisi memburuk dan rasa sakit semakin parah.
Jika kamu pernah mengalami sakit gigi yang tidak kunjung sembuh meski sudah dirawat, atau rasa sakit di wajah yang sangat tajam dan tiba-tiba, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter spesialis saraf. Apabila nyeri wajah terasa berulang dan intens, sebaiknya jangan dibiarkan saja. Konsultasi dengan dokter spesialis dapat membantu menemukan solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini.
Untuk mendeteksi dini masalah pada gigi dan mulut, berkonsultasilah ke dokter gigi. Lakukan pemeriksaan rutin setidaknya dua kali dalam satu tahun. Kamu dapat berkonsultasi mengenai sakit gigi, serta masalah gigi dan mulut lainnya di Klinik Gigi PUTIH Dental.
Kini, tersedia cabang baru ke-3 yang berlokasi di Cikajang, Jakarta Selatan dengan klinik yang lebih luas, perawatan dan fasilitas yang lebih lengkap. Kamu tak perlu takut lagi untuk memeriksakan gigi, karena Klinik Gigi PUTIH Dental menawarkan prosedur painless treatment dengan kualitas tingggi, serta harga yang terjangkau/affordable.