Gigi Mati: Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasi

Gigi Mati: Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasi

Ada berbagai macam penyakit gigi dan dampak yang diakibatkan jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Biasanya, orang yang mengalami sakit gigi untuk waktu yang lama tapi tidak kunjung diobati berpotensi mengalami kematian gigi, yang bisa berkontribusi dalam banyak penyakit lainnya yang merugikan. Bukan hanya kebersihan gigi dan mulut, pastinya ada banyak penyebab gigi mati yang perlu kamu ketahui untuk bisa melakukan pencegahan.

Melalui artikel Klinik Gigi PUTIH Dental berikut ini, kami akan menjelaskan tentang apa itu gigi mati, penyebab gigi mati, gejala, hingga cara mengatasinya. Dengan mengetahui lebih dalam tentang gigi mati, kamu bisa lebih peka terhadap kondisi kesehatan gigimu. Baca penjelasan dan informasinya sampai selesai, ya.

Apa Itu Gigi Mati

Gigi mati, atau yang dalam istilah medis disebut dengan nekrosis pulpa, adalah suatu kondisi yang terjadi ketika jaringan saraf dan pembuluh darah di dalam pulpa gigi mengalami kematian. Pulpa gigi terletak di bagian tengah dan dilindungi oleh lapisan dentin. Di dalam pulpa, terdapat pembuluh darah, saraf, serabut jaringan ikat, cairan interstitial, dan beberapa jenis sel, seperti fibroblas, odontoblas, dan sel-sel imun.

Saat gigi mengalami masalah seperti pembentukan lubang gigi, kerusakan email, atau kerusakan dentin, hal ini bisa memungkinkan bakteri masuk ke dalam pulpa dan menyebabkan peradangan. Kondisi ini dikenal sebagai pulpitis dan seringkali ditandai dengan nyeri hebat pada gigi, terutama saat mengonsumsi makanan atau minuman panas atau dingin.

Seiring berjalannya waktu, nekrosis pulpa bisa mengakibatkan kerusakan lebih lanjut pada gigi, bahkan sampai ke tingkat di mana sebagian dari gigi tersebut mungkin akan patah secara perlahan, meninggalkan hanya akar gigi yang tersisa.

Tanda dan Gejala Gigi Mati

Tanda dan Gejala Gigi Mati

Mengetahui apakah kamu memiliki gigi mati atau tidak nyatanya tidak bisa dilakukan hanya dengan melihat gigi dari tampilan luarnya saja. Kamu butuh berkonsultasi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut apakah kamu memiliki gigi mati atau tidak. Namun, akan ada beberapa tanda dan gejala gigi mati yang muncul seperti nyeri yang dimulai dari ringan sampai berat, hingga perubahan warna gigi menjadi lebih gelap.

Kondisi tersebut juga bisa terus berkembang menjadi abses yang menyebabkan bau mulut, pembengkakan pada gusi, maupun jerawat di gusi. Jika kamu mengalami salah satunya, segera kunjungi dokter gigi langganan untuk mendapatkan observasi medis terkait penyakit gigi yang kamu miliki dan mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kebutuhan.

Penyebab Gigi Mati

Dilansir Medical News Today, ada dua penyebab utama terjadinya gigi mati, yakni kerusakan gigi akibat perawatan yang tidak tepat, atau trauma gigi akibat cedera atau kecelakaan.

Awalnya, Gigi mati bisa dimulai dari kerusakan gigi, yang sering kali bermula dari kebiasaan buruk dalam merawat gigi, seperti kurangnya perawatan gigi yang baik. Kerusakan ini pertama-tama mempengaruhi lapisan luar gigi, yang disebut enamel, dan dapat berkembang lebih dalam ke gigi. Jika dibiarkan, kerusakan ini membuka jalan bagi bakteri untuk merusak gigi hingga mencapai pulpa. Infeksi bakteri di dalam pulpa gigi bisa menyebabkan peradangan dan rasa sakit gigi yang parah. Peradangan ini mengakibatkan tekanan di dalam rongga gigi, menghentikan suplai darah, dan akhirnya membunuh pulpa.

Gigi mati juga bisa disebabkan oleh trauma fisik pada gigi, seperti cedera olahraga, jatuh, atau pukulan pada area mulut. Trauma ini dapat merusak pembuluh darah di sekitar gigi, mengganggu suplai darah ke gigi, dan menyebabkan saraf serta jaringan di dalam pulpa gigi mati. Selain itu, kebiasaan menggertakkan gigi juga bisa secara bertahap merusak gigi dan meningkatkan risiko gigi mati.

Cara Mengatasi Gigi Mati

Cara Mengatasi Gigi Mati

Gigi mati perlu segera diobati, terutama jika ada tanda-tanda infeksi. Jika tidak diatasi, bakteri dapat berkembang dan bahkan menyebar ke tulang rahang. Ketika gigi mati tidak menimbulkan rasa sakit atau perubahan warna yang signifikan, dokter gigi biasanya akan melakukan rontgen gigi untuk diagnosis. Berikut ini cara mengatasi gigi mati yang akan dilakukan oleh dokter gigi.

1. Pencabutan Gigi

Jika gigi mati mengalami kerusakan parah dan tidak dapat diperbaiki, pencabutan gigi mungkin merupakan pilihan terbaik. Prosedur ini relatif sederhana, ekonomis, dan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit yang berkepanjangan. Setelah pencabutan, gigi yang hilang dapat digantikan dengan implan gigi atau gigi palsu. Putih Dental memiliki layanan cabut gigi yang ditangani oleh dokter gigi berpengalaman yang bisa mengatasi masalah gigi mati.

2. Perawatan Saluran Akar Gigi

Perawatan saluran akar gigi seringkali merupakan pilihan pertama jika gigi mati masih dalam kondisi baik dan masalahnya belum terlalu parah. Prosedur ini bertujuan membersihkan semua infeksi dari dalam gigi dan akar gigi. Dokter gigi kemudian akan menutup gigi untuk mencegah infeksi di masa mendatang. Perawatan saluran akar bisa memakan waktu beberapa kunjungan ke dokter gigi dan dapat memperpanjang proses penyembuhan.

Gigi mati yang masih dalam kondisi baik akan dibersihkan dari infeksi dan nanah. Setelah itu, saluran akar gigi akan dibersihkan, dan gigi akan ditutup dengan tambalan sementara sebelum diberikan tambalan permanen sehingga gigi kembali berfungsi dengan baik.

Klinik Gigi untuk Mengatasi Gigi Mati

Dalam hal mengatasi gigi mati, kamu tidak boleh melakukan perawatan yang sembarangan tanpa anjuran dokter. Alangkah lebih baiknya kamu menemukan klinik gigi terpercaya yang sudah berpengalaman di bidangnya dan terjamin kebersihannya. Untuk itu, berikut ini cabang Putih Dental yang bisa kamu tuju:

Jl. Pantai Indah Utara 2 No.2, RT.2/RW.7, Kapuk Muara, Kec. Penjaringan, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14460

Jl. Puri Kembang Timur No.39, RT.1/RW.5, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

Itulah tadi informasi lengkap mengenai gigi mati, mulai dari pengertian, tanda dan gejala gigi mati, penyebab, hingga cara mengatasi gigi mati. Jika kamu mengalami tanda-tanda di atas, segera berkunjung ke klinik gigi untuk berkonsultasi terkait penanganan yang paling sesuai dengan kondisimu, ya.