Gigi Bungsu: Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengobati

Dalam anatomi gigi, ada banyak bagian gigi yang perlu kamu kenali. Dengan mengenal dengan baik masing-masing bagian gigi, kamu bisa melakukan perawatan maksimal yang sesuai dengan kebutuhan. Salah satu bagian gigi paling umum adalah gigi bungsu yang tumbuh paling terakhir di antara bagian gigi yang lain. Kamu yang ingin mengetahui lebih lengkap tentang gigi bungsu, artikel berikut ini cocok untukmu.

Dalam artikel dari Putih Dental berikut, ada penjelasan tentang apa itu gigi bungsu, penyebab, pencegahan sampai pengobatan gigi bungsu yang sakit. Pastikan kamu membaca sampai selesai, ya.

Apa Itu Gigi Bungsu

Dilansir Clevelandclinic, gigi bungsu atau yang biasa disebut gigi geraham ketiga adalah gigi dewasa yang paling terakhir tumbuh. Gigi ini tumbuh antara umur 17-25 tahun dan tidak semua orang memiliki gigi bungsu. Dalam beberapa kasus, gigi bungsu tumbuh dengan tidak sempurna yang menyebabkan pergeseran ke gigi sebelahnya dan mengakibatkan nyeri.

Dalam kondisi gigi bungsu sakit ini nantinya perlu dilakukan tindakan medis tertentu seperti pencabutan gigi atau operasi lokal untuk memperbaiki struktur gigi yang terganggu karena tidak cukup ruang tumbuh di bagian geraham gigi.

Penyebab Gigi Bungsu Tumbuh

Gigi bungsu yang tumbuh normal tidak akan menimbulkan masalah tertentu. Namun, gigi bungsu bisa jadi mengalami impaksi jika terjadi hal-hal berikut ini:

  • Tidak adanya cukup ruang di rongga mulut bagian belakang
  • Ada halangan di area gigi bungsu tumbuh
  • Tumbuh dengan posisi miring atau posisi yang tidak normal

Perlu diingat bahwa tidak semua orang akan tumbuh gigi bungsu, dan tidak semua gigi bungsu akan mengalami impaksi. Beberapa orang memiliki gigi bungsu tanpa sakit sama sekali.

Gejala Gigi Bungsu Tumbuh

Untuk mengidentifikasi pertumbuhan gigi bungsu yang baru, dokter biasanya menggunakan sinar-X panoramik dalam pemeriksaan gigi. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran keseluruhan gigi dan rahang, sehingga posisi gigi baru dapat diidentifikasi dengan jelas.

Selain metode rontgen, tumbuhnya gigi bungsu dapat dikenali melalui gejala-gejala tertentu. Beberapa tanda yang sering terkait dengan pertumbuhan gigi bungsu yang dilansir dari Halodoc:

  • Pembengkakan pada gusi, biasanya terjadi di sekitar area gigi bungsu kedua
  • Nyeri pada rahang
  • Perdarahan atau kelembutan pada gusi
  • Kesulitan dalam membuka mulut secara maksimal
  • Sensasi tidak nyaman di dalam mulut
  • Bau mulut yang tidak menyenangkan

Nyeri yang disebabkan oleh pertumbuhan gigi bungsu dapat bervariasi, mulai dari ringan hingga kadang-kadang sangat tajam dan menusuk. Selain itu, mungkin juga akan merasa tidak nyaman saat mengunyah makanan. Biasanya, jika muncul gejala-gejala ini, ini bisa menjadi indikasi bahwa gigi bungsu mengalami impaksi atau pertumbuhan yang tidak normal.

Pengobatan Gigi Bungsu

Gigi bungsu tidak selalu memerlukan pencabutan, terutama jika rahang memiliki cukup ruang bagi gigi tersebut untuk tumbuh dengan baik. Intervensi medis hanya diperlukan jika gigi bungsu terjepit atau tidak memiliki ruang yang cukup.

Ada beberapa opsi pengobatan yang tersedia untuk mengatasi masalah gigi bungsu yang bermasalah:

Pencabutan Gigi: Jika gigi bungsu mengalami impaksi yang menyebabkan rasa sakit atau masalah gigi lainnya, pencabutan bisa menjadi solusi. Proses pencabutan gigi ini melibatkan beberapa langkah, seperti:

  • Sedasi atau Anestesi: Dokter biasanya akan memberikan anestesi lokal untuk membuat area mulut tidak sensitif. Dalam beberapa kasus, sedasi atau bahkan anestesi umum mungkin diperlukan untuk menghilangkan kesadaran pasien.
  • Pencabutan Gigi: Selama prosedur ini, dokter gigi atau ahli bedah mulut membuat sayatan di gusi dan menghilangkan tulang yang menghalangi akses ke akar gigi yang terjepit.
  • Penjahitan: Setelah gigi bungsu dicabut, dokter biasanya menjahit luka dan menutup soket (ruang yang ditinggalkan oleh gigi yang dicabut) dengan kain kasa.

Efek Samping: Pencabutan gigi bungsu dapat menyebabkan sejumlah efek samping, seperti rasa sakit, pendarahan, dan pembengkakan pada area sekitar gigi atau rahang. Hal ini mungkin membuat sulit membuka mulut dengan lebar karena otot rahang yang bengkak.

Meskipun demikian, efek samping pembedahan ini biasanya bersifat sementara. Dokter akan memberikan panduan tentang perawatan luka dan cara mengatasi rasa sakit serta pembengkakan, termasuk pemberian obat pereda nyeri dan penggunaan kompres dingin untuk mengurangi pembengkakan.

Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai pengertian gigi bungsu, penyebab, gejala, sampai pengobatan jika gigi bungsu tumbuh bermasalah. Jika kamu mengalami berbagai gejala yang sudah dijelaskan di atas, sebaiknya kamu segera menemui dokter untuk melakukan perawatan. Semoga informasi di atas berguna untukmu, ya.