Apakah Gigi Geraham Bisa Tumbuh Lagi?

Memiliki ukuran yang lebih besar dibanding yang lain, gigi geraham berfungsi untuk mengunyah dan menghaluskan makanan sebelum ditelan. Punya peran penting dalam struktur gigi manusia, apa jadinya ketika gigi geraham rusak dan harus dicabut? Penting untuk mengetahui apakah gigi geraham bisa tumbuh lagi untuk mendapatkan perawatan medis yang tepat. Pastinya, ketika gigi geraham copot, proses menggiling makanan akan sangat terganggu.

Nah, berikut ini penjelasan dari PUTIH Dental mengenai pertanyaan apakah gigi geraham bisa tumbuh kembali setelah copot dan tips mencegah masalah pada gigi geraham. Jangan disepelekan, simak ulasan dan informasi lengkapnya di artikel ini sampai selesai, ya.

Apakah Gigi Geraham Bisa Tumbuh Lagi?

Dilansir Klikdokter, yang disampaikan oleh drg. Callista Argentina, penting untuk memahami bahwa gigi geraham yang ompong saat seseorang telah dewasa tidak akan bisa tumbuh kembali. Hal ini disebabkan karena pada usia dewasa, gigi geraham telah mencapai tahap gigi permanen.

Proses pertumbuhan gigi pada manusia melibatkan dua fase, yaitu gigi susu dan gigi permanen. Fase gigi susu biasanya terjadi antara usia 5 hingga 30 bulan, sedangkan gigi permanen mulai tumbuh sekitar usia 6 hingga 21 tahun.

Mungkin saja ada gigi susu yang masih ada ketika gigi permanen mulai muncul pada usia 6-12 tahun. Namun, ketika mencapai usia 17 tahun, semua gigi yang ada akan menjadi gigi permanen, termasuk gigi geraham. Dalam kasus kerusakan ringan, prosedur penambalan bisa menjadi pilihan untuk merawat gigi geraham yang berlubang, selama perawatan dilakukan dengan benar dan kebersihan mulut tetap terjaga.

Namun, jika kerusakan pada gigi geraham terlalu parah dan tidak dapat diperbaiki, ada kemungkinan gigi tersebut harus dicabut dan tidak akan tumbuh kembali. Dalam situasi seperti ini, opsi penggantian gigi hilang dapat dipertimbangkan, seperti gigi palsu atau implan gigi.

Masalah Pada Gigi Geraham

Setelah mengetahui bahwa gigi geraham tidak bisa tumbuh lagi, berikut ini beberapa masalah yang bisa terjadi pada gigi geraham.

1. Impaksi Gigi Geraham Bungsu

adalah suatu kondisi di mana pertumbuhan gigi geraham bungsu berlangsung secara tidak normal sehingga dapat mengganggu gigi-gigi lainnya dan menyebabkan rasa sakit. Ketika gigi geraham bungsu tidak memiliki cukup ruang untuk tumbuh, gigi ini cenderung tumbuh miring dan menekan gigi yang berada di sebelahnya, terutama geraham belakang kedua.

Gigi geraham belakang kedua yang tertekan oleh gigi geraham bungsu yang tumbuh miring dapat mengalami perubahan posisi, pergeseran, dan bahkan kerusakan. Kerusakan pada satu gigi seringkali memicu masalah pada gigi lainnya. Oleh karena itu, impaksi gigi geraham bungsu yang tumbuh miring adalah masalah serius yang harus segera diatasi. Tanpa penanganan yang tepat, struktur gigi dan gusi dalam mulut dapat mengalami gangguan akibat gigi geraham bungsu yang tumbuh miring.

2. Gigi Geraham Bungsu Patah

Selain impaksi, gigi geraham bungsu juga bisa mengalami kerusakan seperti gigi-gigi lainnya. Patahnya gigi geraham bungsu biasanya disebabkan oleh kondisi gigi yang sudah rapuh atau mengalami kerusakan. Kerapuhan gigi atau kerusakan gigi sering kali disebabkan oleh kurangnya perawatan gigi dan gusi yang memadai. Gigi geraham bungsu, karena letaknya yang sulit dijangkau, dapat menjadi sulit untuk dibersihkan secara efektif. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan sisa makanan dan pembusukan, yang pada gilirannya dapat merusak gigi secara perlahan.

3. Gigi atau Gusi Bernanah

Masalah lain yang dapat terjadi adalah gigi atau gusi bernanah. Abses gigi atau gigi bernanah adalah kondisi serius yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pola makan yang tinggi gula dan kurangnya perawatan gigi yang baik. Jika sisa makanan terjebak di sela-sela gigi dan tidak dibersihkan, dapat menyebabkan gigi rusak dan memungkinkan pertumbuhan bakteri di area tersebut. Hal ini dapat mengakibatkan abses gigi yang dapat menyebabkan rasa sakit yang signifikan.

Penting untuk diingat bahwa gigi bernanah dapat mengakibatkan komplikasi serius pada kesehatan. Infeksi dapat menyebar ke area lain di rahang, leher, atau kepala, dan bahkan ke bagian lain dari tubuh. Oleh karena itu, penanganan segera diperlukan untuk mengatasi masalah gigi bernanah.

Tips Mencegah Masalah Pada Gigi Geraham

Kerusakan gigi, termasuk masalah pada gigi geraham seringkali disebabkan oleh kebiasaan buruk seperti makan makanan manis dan kurangnya perawatan gigi yang baik. Untuk mencegahnya, ada beberapa tindakan sederhana yang bisa dilakukan:

  • Sikat Gigi dengan Rutin: Sikat gigi setidaknya dua kali sehari, setelah makan pagi dan sebelum tidur malam.
  • Kurangi Makanan Manis: Hindari camilan manis dan minuman bergula yang dapat merusak gigi. Makan makanan sehat seperti sayur-sayuran dan buah-buahan yang dapat membantu membersihkan gigi secara alami.
  • Pilih Cemilan yang Baik: Jika ingin ngemil, pilih camilan yang tidak lengket dan tidak mengandung gula berlebihan. Permen karet tanpa gula juga bisa membantu membersihkan gigi.
  • Periksa Gigi Secara Berkala: Rajinlah memeriksakan gigi ke dokter gigi. Ini penting untuk mendeteksi masalah gigi sejak dini dan mengatasinya dengan cepat.

Rekomendasi Klinik Gigi untuk Mengatasi Masalah Gigi Geraham

Jangan sembarang memilih klinik gigi tanpa mempertimbangkan kualitas dan kebersihannya. Berikut ini rekomendasi klinik gigi yang bisa kamu tuju untuk mengatasi masalah pada gigi geraham:

Jl. Pantai Indah Utara 2 No.2, RT.2/RW.7, Kapuk Muara, Kec. Penjaringan, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14460

Jl. Puri Kembang Timur No.39, RT.1/RW.5, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

Itulah tadi informasi mengenai apakah gigi geraham bisa tumbuh lagi beserta masalah pada gigi geraham dan cara mencegah masalah pada gigi geraham. Jangan abaikan masalah kesehatan gigi dan mulut dan tetap jaga kebersihan gigimu sejak dini, ya.